14/07/23

NovembersukacitA: sebuah playlist itu-itu saja





[PERSEMBAHAN DARI MASA LALU Romantic Echoes]

Akan kujalani, penyesalan
Berilah sekali lagi rasa percaya
Mungkinkah kumiliki yang dahulu pernah ada
Yang lalu biarlah berlalu


[BIRDS   Imagine Dragons]


Sunsets, sunrises

Livin' the dream, watchin' the leaves

Changin' the seasons

Some nights I think of you

Relivin' the past, wishin' it'd last

Wishin' and dreamin'


Seasons, they will change

Life will make you grow

Death can make you hard, hard, hard

Everything is temporary

Everything will slide

Love will never die, die, die


[SERENATA JIWA LARA Laleilmanino]

Merona mata namun percuma
Kau anggap bercinta hanya canda
Ajak ku bermanja dan pergi begitu saja
Ditelan dunia
Nyanyian hati serenata jiwa yang lara sunyi menyepi
Kemana rasa yang kucari bila kau tinggal ku sendiri

[C.H.R.I.S.Y.E. Laleilmanino, Diskoria, Eva Celia]

Cintaku bertepuk, harap yang tak ada
Rintihan nada asmara
Kau kehidupanku meski kau tak tau ada aku di hidupmu
Yang kumau kau untukku meskipun kau tak rindu
Engkau aku suka


[WALLS COULD TALK Halsey]


And we both hope there's something

But we bo-both keep fronting

And it's a closed discussion

And I'm thinking "damn, if these walls could talk"


[HYMNE   Romantic Echoes, Matter Mos]


Kadang sulit untuk berpikir jernih hasil benih dari yang tertanam

Masa kecil yang terpendam di alam bawah sadar muncul begitu saja

Muncul begitu ada niat yang keji

Maka setelah itu sumpah aku akan berjanji

S'lagi ku masih bernafas hidupku kan t'rus aku nikmati sumpah mati



[HEAVEN KNOWS I'M MISERABLE NOW The Smiths]

In my life

Why do I give valuable time

To people who don't care if I live or I die?



20/07/21

Satu di tahun 2021

Dijepret 20 Mei 2021

Sudah satu tahun kau ada di Putussibau, sudah satu tahun kau menjalani pekerjaanmu di tanah borneo ini. Sudah satu tahun kantormu senyaman ini: ada AC yang selalu dingin, meja kerja yang luas, kursi yang cukup nyaman, dispenser yang tersedia, dan tiga rekan ruang kantor yang seiring berjalannya waktu bertambah menjadi lima. Total denganmu menjadi enam. Ditambah Pak Ketua dan Bu Sekar di ruangan yang berbeda menjadi delapan. Tetapi sepertinya kenyamanan ini membunuhmu perlahan.

Namun, apakah ketika kau keluar dari zona nyaman itu juga bisa menjamin tidak membunuhmu pula? Belum tentu, kan? Bisa jadi malah memperburuk keadaan atau membunuhmu jauh lebih cepat.

Terkadang kau berpikir untuk selesai. Lalu setelah itu apa?

Ingatkah, Mira, dulu sewaktu kau masih berjualan buku—setelah setahun lebih kau menjalaninya—sembari kau mendaftar pekerjaan yang lebih formal dan kau tak kunjung mendapatkan pekerjaan-pekerjaan itu. Hingga kemudian kau mendaftar CPNS, kau melewati beberapa tahapan, dan sebelum sampai ke pengumuman terakhir kau memohon kepada Tuhan. Menangis nyaris dalam tiap doamu itu, berharap Dia mengabulkan doamu untuk lulus. Karena kau bilang pada-Nya kalau itu—kelulusan itu—pasti akan selalu membuatmu bahagia bagaimana pun keadaannya nanti. Kau bilang kau tidak akan meminta lebih. Itu sudah lebih dari cukup. Apapun yang terjadi nanti, kau akan siap menghadapinya. Karena yang terpenting untukmu saat itu ialah, kau memiliki pekerjaan mapan.

Dan sekarang..
Kurang mapan apa pekerjaanmu?

Bahagia?
Memang kau kurang bahagia. Tidak bahagia.

Pada hakikatnya manusia memang nggak pernah puas. Tapi jangan pernah kau jadikan itu alasan untuk tidak bersyukur atas segala hal yang sudah kaunikmati selama ini, terlebih lagi, di masa pandemi.

Tapi percayalah, banyak hal-hal indah yang telah kaualami di sini sejauh ini. Namun seperti yang sudah-sudah, entah mengapa hanya rasa sedih yang mampu kaureka ulang.

20 Mei 2021

28/03/20

Hei kau. Iya kau.

“Be kind, for everyone you meet is fighting a hard battle.” -Ian Maclaren

02/07/19

Kenali diriku

Aku sering bingung dengan apa yang harus kulakukan. Banyak hal yang ingin kulakukan namun rasanya sulit memilah hal apa yang harus kulakukan--yang sepatutnya aku lakukan. Mana yang baik yang perlu aku lakukan? Masalah lain bagi orang sepertiku adalah, ketika aku sudah tahu mana hal yang baik dan yang buruk, masih saja aku tetap bingung untuk melakukan apa. Bahkan dengan diri sendiri saja pun aku sulit untuk mencurahkan isi hatiku. Saat bersama orang lain aku jarang memikirkan hal-hal seperti ini, namun ketika sendiri hal ini selalu menelanku hidup-hidup. Membuatku menjadi murung semurung-murungnya dan hanyut dalam kemurungan itu. Membiarkannya bahkan menikmatinya.

29/05/19

KKN: kuliah, kerja nyantai

Waktu mengikuti KKN di Sungai Utik tahun 2015 dulu, saya punya total 6 kegiatan yang betul-betul saya banggakan. Mengapa? Pertama, karena saya yakin telah merancang kegiatannya dengan matang; Kedua, saya merasa sudah melaksanakan setiap kegiatan seoptimal yang saya mampu, dan; Terakhir, saya telah melunasi semua "utang" saya paska kegiatan: output. Dari 6 kegiatan itu, terdapat 2 kegiatan yang berhubungan dengan disiplin ilmu yang saya ambil: Ilmu Hukum, dan 4 kegiatan yang lebih "bebas". Bebas dalam arti tidak harus berkaitan dengan ilmu hukum. Tentunya yang terakhir ini lebih menyenangkan dan tidak membuat saya begitu tertekan (secara moral). Apalagi pada saat itu saya satu-satunya anak fakultas Hukum yang dimiliki unit KKN tersebut. Tapi untunglah, tidak ada masalah yang berarti saat menjalankan 2 kegiatan yang berbau hukum itu.