Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

18/12/15

Pidana mati: setuju atau tidak setuju?

Pembahasan tentang pidana mati dapat diibaratkan seperti air sungai yang selalu mengalir dari hulu ke hilir, tidak ada habisnya. Setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing terhadap pidana mati, baik menyetujuinya, menentangnya, ataupun di antaranya. Adanya pro dan kontra atas suatu obyek, dalam hal ini pidana mati, adalah sesuatu yang wajar mengingat pada dasarnya manusia adalah makhluk hidup yang memiliki akal dan rasio yang tentunya tidak dapat disamakan satu dengan yang lainnya. Jadi, bisa dikatakan inilah yang membuat manusia lebih spesial bila dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Pun untuk saya pribadi yang termasuk satu dari sekian banyaknya manusia-manusia itu.

Secara sederhana, pidana mati dapat dikatakan sebagai hukuman paling berat terhadap seseorang akibat dari perbuatannya yang dijatuhkan melalui pengadilan atau tanpa pengadilan. Hukuman terberat dikarenakan menyangkut nyawa seseorang itu. Tata cara pelaksanaan pidana mati pun bermacam-macam dan di Indonesia sendiri prinsipnya dilakukan dengan cara ditembak sampai mati berdasarkan Penetapan Presiden Nomor 2 Tahun 1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati Yang Dijatuhkan Oleh Pengadilan Di Lingkungan Peradilan Umum dan Militer.

19/10/15

Tips KKN (Kuliah Kerja Nyata)

Musim KKN telah berakhir, khususnya bagi para mahasiswa yang masih menduduki bangku kuliah di kampus (yang katanya) kerakyatan, Universitas Gadjah Mada. KKN atau Kuliah Kerja Nyata adalah suatu periode dalam masa perkuliahan dimana kamu dituntut untuk terjun langsung ke dalam masyarakat untuk menerapkan ataupun mentransfer hal-hal yang pernah kamu dapatkan selama menjadi mahasiswa. Bukan hanya itu, pada masa KKN itu pula dirimu akan diuji untuk bertahan dalam menghadapi berbagai macam situasi. Inilah yang sering dikatakan oleh banyak orang yang pernah mengalami KKN sebagai salah satu manfaat dari KKN itu sendiri, yaitu untuk mempersiapkan diri menghadapi realita sesungguhnya di dunia kerja yang tentunya lebih keras.

Untuk kamu-kamu yang akan melaksanakan KKN, khususnya pada periode antar semester selanjutnya, kali ini TIKUS (Tips Khusus untuk Semua) akan mencoba memberikan beberapa tips KKN yang (semoga saja) akan berguna di masa mendatang.

12/03/15

HAM

Dosen saya yang tidak setuju dengan pidana mati berpendapat kalau pidana mati itu ibarat memotong ranting, artinya kurang memberi dampak yang signifikan bagi orang lain (yang mungkin akan mengulanginya), karena jelas ranting bisa tumbuh lagi. Dan ia berharap agar akarnya lah yang dicabut sampai lepas supaya kriminalitas itu yang benar2 lenyap dan tuntas, bukan para kriminalnya.

Dia secara tersirat lebih memilih cara yang dipakai pemerintah Norway yang lebih ke arah rehabilitative dan tidak ada pidana mati sama sekali. Intinya, ia menganggap pemidanaan sebagai pembalasan itu = motong ranting, sedangkan pemidanaan sebagai pemulihan = cabut akar.

Sebenarnya saya setuju dengan pendapat Ibu ini, emang kalau hanya memotong ranting terlalu gampang untuk dikatakan menyelesaikan masalah, yah mungkin menunda. Tapi.

Oke kita anggap saja mencabut akar tersebut sebagai solusi, oleh karenanya pasti butuh waktu yang cukup lama. Sedangkan memotong ranting itu cepat tapi efeknya pun juga sebentar, akan tumbuh lagi.

Maka dari itu menurut saya, jika kita semua sepakat untuk menunggu selagi berusaha bersama2 sampai akar itu tercabut selamanya dari tanah (yang notabene butuh waktu lama), bukankah lebih baik kalau waktu yang ada selama kita menunggu itu digunakan untuk memotong rantingnya secara berkala juga?

Get it?

Gini deh, contoh.

Ada pohon depan rumah kita yang merusak pemandangan. Makanya kita pengen musnahin itu pohon. Di kehidupan nyata pasti digergaji lah ya, tapi karena ini contoh jadinya dilebayin aja.

Kita pengen musnahin itu pohon dengan mencabutnya sampai akar2nya. Bisa dikira2 sendiri lah makan waktu berapa bulan, taon mungkin.

Pohon ini semakin lama daunnya semakin lebat dan semakin mencegah kita melihat pemandangan indah di luar sana. Ga sabar lah ya kalo kita nungguin sampe akar pohon itu lepas.

Makanya, selagi kita berusaha untuk menghilangkan pohon itu selama2nya, kita pun juga memilih untuk memotong ranting2 yang ada di pohon itu secara rutin.

Ah gitulah.