When people act unusual in a bad way, you'll ask "what's wrong with everybody?"
But when they act unusual in a good way, what should you ask? What's right with everybody?
05/06/13
28/05/13
┌П┐
It is empty
nothing fills in it but hatred
I don't like being with you
but I don't like being alone more
but now I realize
that you only become an object of this anger
so get lost please?
for your own goodness
nothing fills in it but hatred
I don't like being with you
but I don't like being alone more
but now I realize
that you only become an object of this anger
so get lost please?
for your own goodness
03/05/13
Antara fiksi dan realita
Ada sebuah cerita dalam buletin mahasiswa Fakultas Psikologi yang cukup menyentil, saya rasa. Cerita itu berupa komik satu halaman berjudul "Antara Fiksi dan Realita" yang sepertinya selalu ditampilkan dalam tiap penerbitan buletin tersebut dengan judul utama "Si Komet".
Jadi alurnya begini, Komet merasa iba pada seorang anak yang harus mengemis demi sesuap nasi yang saat itu sedang diputar di televisi. Seketika sang ibu meminta Komet berbelanja di pasar dan memberinya uang untuk belanja tersebut yang mungkin masih bersisa untuknya.
Setelah Komet selesai berbelanja, seorang anak kecil yang sedang jongkok menarik bajunya dan berharap agar Komet mengasihani kondisinya yang belum makan selama dua hari. Namun akhirnya Komet hanya berlalu dan lebih memilih uang sisa belanjaan tadi digunakan untuk merental film saja.
Di akhir cerita, terdapat kalimat "Terkadang kita mampu menitihkan air mata untuk sebuah fiksi, tapi tidak untuk realita".
Miris? Ya, pasti. Yang menyedihkan lagi, itu sering terjadi pada saya.
Tulisan ini bukan bermaksud memamerkan keprihatinan dan penyesalan saya, just share for a better self.
Jadi alurnya begini, Komet merasa iba pada seorang anak yang harus mengemis demi sesuap nasi yang saat itu sedang diputar di televisi. Seketika sang ibu meminta Komet berbelanja di pasar dan memberinya uang untuk belanja tersebut yang mungkin masih bersisa untuknya.
Setelah Komet selesai berbelanja, seorang anak kecil yang sedang jongkok menarik bajunya dan berharap agar Komet mengasihani kondisinya yang belum makan selama dua hari. Namun akhirnya Komet hanya berlalu dan lebih memilih uang sisa belanjaan tadi digunakan untuk merental film saja.
Di akhir cerita, terdapat kalimat "Terkadang kita mampu menitihkan air mata untuk sebuah fiksi, tapi tidak untuk realita".
Miris? Ya, pasti. Yang menyedihkan lagi, itu sering terjadi pada saya.
Tulisan ini bukan bermaksud memamerkan keprihatinan dan penyesalan saya, just share for a better self.
25/04/13
\\
Mungkin orang sering sedih
karena ia selalu betah berlama-lama menikmati kesedihan
atau
karena ia tidak bisa mempertahankan kebahagiaan yang sudah ada
karena ia selalu betah berlama-lama menikmati kesedihan
atau
karena ia tidak bisa mempertahankan kebahagiaan yang sudah ada
0en4ngg4 0at5
Maaf hanya mengingatmu di kala sedih
Melupakanmu di kala senang
Mengingkarimu demi kesombongan
Maaf
Tolong aku Allah
Bebaskan lah segala keburukan yang melekat di diri ini
Meski aku sadar ini bergantung dariku
Tapi tolong permudah lah
Yang kurasa sulit ini
Apapun yang terjadi
Kuharap itu kehendakmu
Yang baik untukku
Melupakanmu di kala senang
Mengingkarimu demi kesombongan
Maaf
Tolong aku Allah
Bebaskan lah segala keburukan yang melekat di diri ini
Meski aku sadar ini bergantung dariku
Tapi tolong permudah lah
Yang kurasa sulit ini
Apapun yang terjadi
Kuharap itu kehendakmu
Yang baik untukku
Langganan:
Postingan (Atom)