01/01/15

Aku tak tahu kalo suara bisa cabut aku dari kucing

Aku Tak Tahu

Aku bertemu seseorang
Seseorang yang menyebut dirinya Aku
Kutanya padanya,
“Apa nama panjangmu?”
“Aku tak tahu”
“Kamu tak tahu, ya?”
“Aku tak tahu”
“Aku tak tahu, ya?”
“Ya”

Aku Tak Tahu..
Ia bocah miskin bau pesing
Dengan liur di ujung bibirnya
Dan ingus keluar masuk

Aku Tak Tahu..
Seorang bocah nakal
Yang suka berlari
Dan sering mengumpat
Nama bapaknya
“Jol, Benjol, Benjol”

“Kuharap benjolnya pecah
Jadi nanah”
Katanya padaku geram

Aku Tak Tahu..
Anak lelaki ganteng rupa
Dari seorang buruk rupa
Bernama Panjol

“Bapakku gila”
“Kenapa?”
“Masak dimasukkannya pedangnya..”
“Ke?”
“PANTATKU”

Aku Tak Tahu..
Adalah korban dari
Nafsu bejat bapaknya
Yang mulutnya bau busuk

Dan..
Seseorang
Yang aku tak tahu namanya

***

Suara

Berkata tak ada yang mendengar
Mendengar tak ada yang berbicara

Suara tidak berguna
Hanya dipendam tak dikeluarkan

***

Cabut Aku

Cabut aku
Aku kering, aku layu
Aku lumpuh, hampir jatuh

Daunku tak sehijau dulu

Jangaaan!
Tak perlu kau siram
Cabut saja kubilang

Air tak akan mempan

***

Kucing

Kucing kecil merengek-rengek meminta ikanku
Siapa dia? Bukan urusanku
Kutendang mukanya biar tak ganggu
Eeh malah maju

***

February, 2011

English task

My Daily Routine 

Every night I set up my phone alarm at 5.35 am, but I wake up fifteen minutes later. And that’s always because of my mom shouting. I go to bath immediately then doing sholat. Finish doing sholat I take a bath, then I get dressed. As soon as I get dressed, I eat my breakfast right away which has been served by my dad. Then I make my own tea and wash + fill my drink bottle.

When everything’s done, I wait for my sister who is buying a food for my mom. That thing makes me late usually. Then she’s ready to drive me to my school and go to her campus herself. After arriving, I run to my class directly because I think I’m late but I’m not, I’ve been though. As usual, the ring bells five minutes after I’ve been in class.

After 8x45 + 2x20 minutes are wasted by studying (not always though) and 2 times resting, the ring bells finally which means all students can go home. Sometimes I walk to home when the weather is good, but I more often to go home by car. Don’t mean to show off, but you know, I own many cars. Just call one of the drivers, he stops certainly. Well, people name it public transportation.

At home, I change my school uniform first, and then I get lunch. I usually take a sleep after lunch because I’m really tired. As usual, I’m awakened three hours later on by a strange noise. It’s weird. It’s scared me. OK, it’s nothing.

At 5.30 pm, I take a bath. I have no idea what I’m going to do then because I don’t have any special activity. So I end up wasting time by doing unimportant things, such as watching something, reading something, listening something that mean nothing, I think. But it’s fine as long as it entertains me.

If I’m already bored of those things, I’m going to take a rest for awhile. Then I set my books. I sleep again at 12.00 AM.

***

My Experience 

When I was little, every Ramadhan month, I always did these things with my friends which were become routines that we had to do every day in Ramadhan. After finishing sahur with my family, I went out to my neighbor’s house to gather round with others. We were on the way to a mosque.

Finish doing sholat, we’re used to take a nap in the mosque. Then we walked to a pond which is near from the mosque, for playing around. After getting tired of that we each were back to our home just to get our own vehicle. I usually played my roller skates. We often went to some faraway places which we really enjoyed together. After we satisfied, instead of taking a bath, we just played again. Sometimes we played badminton, but we’d rather played ball (I’m not sure what the game was called).
 
We each went home finally about 10.00-11.00 AM to take a bath. Because I was in fasting, I got tired easily, so I didn’t do anything exhausted the next. An hour before breaking fast, we liked to go to Ramadhan Fair, because my friend’s family was selling foods in there. We all waited to break fast.

After breaking fast, we were going to sholat tarawih together. Then we could play whatever we wanted.

I’m not gonna call this an interesting story because it is not at all. But I just don’t want to forget this great moment I’ve experienced. Then I call it ‘special’.

***

May 10, 2011

27/12/14

Gloomy version of What a Wonderful World


...because the world doesn't always seem to be as wonderful as the song told, or it's just my voice that never was as good as I thought it was when I were a kid. HA HA HA

seorang teman pernah ngomong ke saya yang sedang marok-maroknya bernyanyi dan berukulele ria,

"kamu cocok main ukulele."

dengan tersipu malu saya membalas, "kenapa?"

"suara fals-mu jadi ga terlalu kedengaran karna ketutup sama genjrengan."








what a rude thing to say to someone who secretly wanna be a singer!!

02/12/14

Mulai lagi

Dengan alur maju mundur namun mudah dicerna, penonton akan disajikan sebuah kisah drama musik tentang keterpurukan yang dihadapi oleh seorang eksekutif produser musik paruh baya yang nyentrik dan seorang wanita muda yang gemar menciptakan lagu untuk kepuasan pribadinya. Pada acara musik di sebuah kafe kecil mereka dipertemukan. Wanita itu, atas ajakan mendadak temannya, terpaksa melantunkan salah satu lagu gubahannya diiringi petikan gitar yang ia mainkan sendiri. Hal ini disaksikan oleh sang eksekutif produser yang sedang mabuk sambil mengimajinasikan sebuah panggung konser dari lagu tersebut. Belakangan, ia muak dengan musik-musik sekarang. Dari situ muncul inspirasi dan lahirlah sebuah ide yang belum tentu cemerlang, terutama karena keterbatasan dana. Maka sejak itu, dimulailah usaha mereka demi mewujudkan impian yang baru seumur jagung tersebut.
 
 
Di film ini kamu akan mendengarkan suara pelan nan lembut dari aktris cantik berkebangsaan Inggris, Keira Knightley. Ada Adam Levine yang ikut berperan sebagai salah satu karakter inti yang juga menyumbangkan suaranya pada beberapa lagu. Meski terbilang baru dalam bidang perfilman, aktingnya layak diapresiasi. Selain itu, kemampuan berakting dari Mark Ruffalo yang tidak perlu diragukan lagi, serta ditunjang oleh aktor-aktris pendukung lainnya yang ikut berkontribusi atas keberhasilan film ini. Dari sisi cerita, mungkin terdengar basi dan klise, tapi hal tersebut mampu ditutupi dengan skenario dan dialog yang menarik dari para karakternya. Alasan-alasan di atas menjadikan film ini patut ditonton oleh kamu yang butuh hiburan. Dan terakhir, dengan lagu-lagu yang enak didengar, lumayan untuk menambah playlist di music player kamu.

16/10/14

I wanna be yours

Lagi tergila-gila sama lagu ini nih, puisi yang dibikin jadi lagu sama Arctic Monkeys.


Ngeliat beberapa video Arctic Monkeys dari awal banget sampe sekarang ini signifikan banget transformasinya. Alex Turner yang sekarang kayaknya udah semakin sok dewasa, goyang genit mulu tiap nyanyi hehehe.
Coba  gemukan dan berotot dikit gitu, pasti jauh lebih seksyih

Untung cakep dan berbakat ye, Lex :"