What is a black hole?
It's obviously a hole, looked black, and let's say it's big.
It's some kind of place where you put a piece of yourself and keep it there.
A piece that complete you as a human being, but the problem is, it is a piece that you don't want other people to see.
It is a mysterious part of yourself, a dark side.
It's your secret.
No one knows it but you.
But somehow, even though you really don't want anyone to know, you just want them to at least have a hint that you have one.
One little secret that is honestly a big thing to you, of you.
06/11/16
31/10/16
Get along
Apa
impian saya?
Supaya
ga lupa, ada baiknya saya catat.
Sejujurnya
dari segi materiil, yang benar-benar saya impikan itu ga ada (karena yang saya butuhkan
hanya cinta, ceileh, serius tapi). Maksudnya yang sampe bikin saya tersiksa
batin karna begitu memikirkannya (impian itu), belum ada.
Tapi
mungkin karena setiap orang butuh impian nyata untuk memotivasi dirinya dalam
menjalankan hidup, maka sebaiknya saya pun juga harus mulai memikirkan dan
meresapi impian itu sendiri. Dalam arti mengadakan impian itu dan membuat saya
tersiksa bila belum mencapainya (dilihat secara positif), agar hidup ini dapat
lebih terarah dan berguna.
Jadi
apa saja?
17/07/16
Yts
Sayang
Sayangku
Kau yang kusayang
Hatimu yang kutimang
Tahukah kau
Apa yang kutahu
Tidak
Karena aku belum memberi tahu
Aku ingin kau yang mencari tahu
Kusayang
Engkau
Sayangku
Kau yang kusayang
Hatimu yang kutimang
Tahukah kau
Apa yang kutahu
Tidak
Karena aku belum memberi tahu
Aku ingin kau yang mencari tahu
Kusayang
Engkau
18/06/16
Max Havelaar, Multatli, "nama-nama" yang sering kudengar saat duduk di bangku sekolah dasar
Max
Havelaar
Sebuah cerita di
dalam cerita. Ada banyak cerita. Penyampaian cerita yang spontan, emosional,
dan acak. Fiksi yang jauh lebih nyata. Karena terinspirasi dari kisah nyata.
Memang nyata. Dan karenanya tertulis dan tersampaikan begitu nyata. Oleh Douwes
Dekker yang sudah belasan tahun tinggal di Hindia. Sebutan Indonesia kala masih
dijajah Belanda.
Saat pertama kali
munculnya buku ini, Douwes Dekker menggunakan nama pena Multatuli. Pada epilog, ia dengan lantang menyuarakan kegeramannya terhadap pemerintah
Belanda, pemerintah negara penjajah, juga terhadap pejabat-pejabat pribumi yang juga berada
di kekuasaan penjajah -yang jauh lebih penjajah lagi, tapi padahal dijajah- yang
sangat sering bertindak zalim kepada rakyat, Ini sama lantangnya ketika ia
menceritakan itu semua melalui karakter-karakter yang ia buat, Droogstoppel yang
menjijikkan, Max Havelaar yang adalah sosok adil tapi dikerdilkan, Tine yang bagai
tanpa cela, Max kecil (anak Havelaar dan Tine) yang tak bisa kukomentari, para
pejabat Hindia Belanda yang…ah sudahlah.
27/05/16
OK!
Kenapa pikiran yang berkelana selalu menyusahkan rasa kantuk untuk memenuhi tuntutan tidurnya?
Karena ia tidak ingin diganggu selagi menunaikan kewajibannya, sebagaimana ia tidak akan mengganggu rasa lain untuk melaksanakan aktivitasnya. Kecuali bila ia merasa waktunya telah dikhianati, maka ia tidak akan segan-segan membalasnya dengan menaklukkan rasa lain itu menjadi miliknya, untuk memuaskan nafsu tidurnya berlipat ganda.
Intinya, bila sudah waktunya, tidurlah. Agar nanti kau tidak tidur berlebihan. Selayaknya utang, semakin ditunda semakin bertambah bunganya. Jangan sampai bunganya menjadi tidak terkendali, sama halnya dengan tidur lamamu. Kematianmu.
Ditulis pada sore hari setelah bangun dari tidur panjang akibat begadang.
Langganan:
Postingan (Atom)